Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

30 Day Be More Positive Challenge – Day 1

Gambar
Dua hari yang lalu aku ngobrol asik ngalor ngidul sama teman satu rumah. Kita diskusi dan sharing banyak hal saat itu hingga sampai pada suatu pembicaraan dimana temanku bilang kalau aku terlalu banyak berpikiran negatif. Dari pembicaraan itu akhirnya aku mencoba berpikiran positif dengan melakukan 30 DAY CHALLENGE : Be More Positive Challenge. Yeay! Tantangan ini sudah aku mulai sejak kemarin. Tantangan di hari pertama yaitu “ for every worst case scenario you think of, imagine the best thing that could happen.”   Aku pikir ini gampang lah ya untuk dilakukan, tapi ternyata ini awalnya bikin sakit kepala. Serius. Ternyata tanpa aku sadari, selama ini aku banyak banget berpikiran negatif. Belum apa-apa aku sudah membayangkan hal negatif yang terjadi bahkan untuk hal-hal sederhana. Semacam rencana pompa ban di ujung jalan yang bisa gak jadi dilakukan karena aku pikir “ ah paling juga tutup ” padahal dilihat aja belum. Untuk orang yang banyak berpikiran negatif, tantangan

#7DayChallenge – Day 1

Setelah sekian lama, akhirnya aku kembali menulis di blog ini. Yeay! Pada tulisan kali ini, aku akan membahas mengenai #7DayChallenge yang mulai kujalani hari ini. Aku menantang diriku untuk tidak membuka media sosial khususnya youtube, facebook, twitter, instagram, line, dan whatsapp (kecuali untuk private chat ). Kenapa? Karena aku merasa sudah masuk dalam tahap kecanduan dengan media sosial. Dan ini sangat mengganggu tingkat produktivitas apalagi sekarang aku berada dalam masa mengerjakan skripsi * cry . Jadi, selama tujuh hari dimulai dari hari ini aku akan berbagi apa saja yang terjadi denganku terkait tantangan ini. Hari pertama menjalani tantangan ini alhamdulillah aku bisa melewatinyaa. Yeah! Kebetulan, ini bisa lebih mudah aku jalani karena sebelumnya aku udah uninstall beberapa aplikasi seperti instagram dan line . Jadi itu bisa mencegah aku buat buka media sosial. Kecuali aku niat banget buat install lagi. Sulit dan lucunya di hari pertama ini, ternyata

tenggelam

Dalam hidup yang terus berjalan, aku diam. Menatap lalu lalang kamu yang datang dan menghilang. Bukan. Bukan kamu yang salah. Tenang. Tapi aku yang tanpa sadar memupuk harapan. Tak sengaja menikmati untuk hanyut, tenggelam dalam buai bayangan.

Si Bodoh

Saat ini, aku kembali dalam keadaan beberapa tahun lalu. Kala stuck untuk memilih langkah apa yang harus aku ambil berikutnya selepas MA. Kurang lebih juga rasanya seperti aku stress dalam menghadapi perkuliahan farmasi, cuma yang ini gak bikin aku gila aja. Hidup kurasa berjalan lambat. Tapi ternyata cepat saat aku terbangun sejenak. Jalanku gontai, lemah, lesu, tak bergairah. Begitu banyak hal baru yang kuhadapi dan menjadi masalah tersendiri. Aku yang terlalu larut dalam gundah, kesedihan, dan kesakitan hidup. Aku yang tenggelam dalam rasa-rasa yang lain, yang tak seharusnya ada. Begitu dalam hingga aku merasa sesak, tak bisa bernafas. Begitu menyiksa dan kubenci hingga aku ingin muntah. Begitu bodoh hingga aku muak dengan diriku sendiri. Kosong. Aku yang tanpa disadari memilih untuk hanyut, terlanjur tenggelam dalam. Sudah tak sanggup untuk berteriak, sesak. Sudah tak sanggup untuk menangis, kering.  

teman

saya bahkan tidak tahu teman itu apa karna saya sendiri, tidak dapat mengidentifikasi diri ini sebagai teman bagi saya, saya ini hanya tak sengaja berpapasan dalam hidupmu datang sesaat untuk sekedar pergi

menyoal

manusia dalam kelalaian sedang waktu terus berjalan dan manusia terkaget-kaget ketika ia berhenti diujung kematian yang sulit itu konsisten untuk selalu menjadi baik yang mudah itu menjadi gila membiarkan perasaan membabi buta manusia terbawa dalam dunia fana